Oleh: be sang pendaki | Maret 2, 2012

“Indahnya Kebersamaan Dalam Cinta”

 (Kesan Pendakian Ke Gunung Slamet 3428 mdpl, 22 – 25 Desember 1997)

Oleh : Pak Be

Wahai gunung Slamet

kemegahanmu buat aku terpana,

Kudekap kau tanpa kata,,, kurasakan keheningan ini,, dan  suara alam menyambutku,, hujan nan rintik-rintik, desahan angin dan kabut dingin bersama-sama menyapaku..walaupun tanpa kata-kata,  kau balas cintaku dengan tulus….

Padamu aku temukan jati diriku,,
padamu kutemukan cinta sejati,,
padamu juga ku sadar akan kerdilnya jiwa ini,,,,

Hai gunung Slamet,,, kau tetap diam????

Atau badai angin kencang yang berhembus tiba-tiba, mengayunkan pepohonan dengan suaramu yang menderu-nderu, adalah jawabmu atas semua ini?? Kemudian aku bersimpuh di sini di kejauhan, meratap, memuji, dan mengingat kemesraan kita yang hanya sesaat ketika itu.

Kesyahduan itu,,,,,,,  kala sang embun dingin  merasuk hingga ke tulang belulangku,,,jiwaku bergetar …. ku teringat akan kebesaran-Mu ya Alloh, Tuhan sang pencipta alam semesta. Alam yang seharusnya kita jaga kelestariannya.

Wahai gunung Slamet…

Tunggu aku di sana, dikaki hingga kepuncakmu!!! di sana kutemukan keindahan, kebahagiaan, juga cinta!!!!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: