Oleh: be sang pendaki | Maret 2, 2012

Misteri Negeri di Awan


 

(Kisah klasik pendakian ke Mahameru, Desember 1996)
Oleh: Be
Mungkin saja sang Mentari terlalu terik untuk terdiam
Mungkin saja jonggring saloka tak terlalu ramah untuk takjub
Namun keindahan, keelokan dan kelestarian alam ini membutakan mata
Memaksaku untuk tak beranjak dari pijakanku ditanah tertinggi pulau jawa ini

Hembusan angin gunung membelai jiwa jiwa yang sepi
Mencairkan hati hati yang beku
Menuntunku mengintip kesempurnaan percikan surga di Mahameru
yang memberikan sebuah makna indah tentang kehidupan

Ini lah aku dengan segala kehidupanku
Mengantarkanmu ke sebuah negeri diawan yang tak pernah kau sentuh
Ke sebuah negeri yang tak pernah kau rasa
Sebuah negeri yang menyimpan kedamaian
Bersama setiap kabut yang kau hirup

Bersama setiap embun yang meresap dijiwa

Sampai kapankah kuharus bertahan

Ditempat injak kita merengkuh kedamaian


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: