Oleh: be sang pendaki | Maret 2, 2012

Sejumput Surga nan Berselimut Kabut

 “Sesuatu yang tidak sampai membunuhmu kan membuatmu menjadi lebih kuat”

Kawan…, setiap kaki ini tertuntun hati dan pikiran tuk melangkah menuju puncak sebuah pasak bumi nan gagah, diri ini slalu mencari tema filosofis apa yang kan menemaniku sepanjang langkahku menuju puncak gunung itu hingga tiba lagi di rumah.

Kawan…, kemudiah apakah tema filosofis yang ku bersamakan ketika tanggal 17 Mei 2011 kemaren kaki ini melangkah, mendaki, berlari, melompat, meloncat melewati lembah dan bukit, melewati hamparan savanna nan mempesona, menyeberangi lautan edelweis nan suci menuju puncak kentheng songo, puncak tertinggi dari Sang Merbabu?

Langit gelap, pekat tertutup awan hitam nan ghothic, sang kilat menyambar memuntahkan energy listrik alamnya nan dahsyat, langit tak hanya menangis tapi juga memuntahkan air keberkahannya teruntuk bumi nan setia, kabut putih melambai sepanjang perjalanan menyapu pandangan kami , menyelimuti pandangan kami hingga memperpendek jarak pandang sorot mata ini, dan dinginnya hawa alam mayapada yang berkendara sang Bhayu nan gesit membelai , mencubit, bahkan menusuk diri ini…….

Dan kabar baiknya wahai Kawan…., perjalanan,petualangan, dan pendakianku kali ini teranugerahi oleh situasi seperti itu….dahsyat !!!!

Cukub berat, menantang , berbahaya, tidak nyaman, penuh cobaan!!!! Itulah kesan pertama dalam petualanganku kali ini kawan……..

Tapi kawan…, bukankah alam tlah mengajarjan banyak hal pada kita? Bahwa kita harus selalu berfikir positif dan mampu untuk mengkonversi setiap hambatan dan halangan menjadi sebuah tantangan nan mengasyikkan, menjadi sebuah pil pahit untuk kesehatan dan kekuatan jiwa kita, menjadi sebuah barbell yang kan menguatkan otot-otot jiwa dan raga kita,menjadi sebuah pukulan yang kan menjadikan kita tiada terlena dan tetap waspada, menjadi sbuah wahana yang kan membesarkan syukur kita pada-Nya……….dan satu lagi kawan….menjadikan kita tuk slalu dekat dan ingat akan diri-Nya beserta panggilan-Nya…..

Duhai kawan…, ungkapan nan sederhana namun berani dari seorang filusuf Jerman, Nietzche, menjadi tema filosofisku kali ini yang menemaniku setiap tapak menuju puncak dengan penuh senyum keceriaan:

“Sesuatu yang tidak sampai membunuhmu kan membuatmu menjadi lebih kuat”

Kawan…, dan inilah rekam visual dari perjalananku “on may day” mengikhlaskan diri ini tuk jadi buruh-Nya bahkan tuk membelai langkah demi langkah di sepanjang jalur pendakian Merbabu dari BaseCamp Wekas hingga Puncak Kentheng Songo dan turun via Selo demi mengkhatamkan dan menghayati ayat-ayat kauniah alam-Nya nan Mempesona…………

savana merbabu berlatar gagahnya merapi berselimut awan

Di Puncak bersama sebagian sahabat sockle comunity sejati nan mencintai alam ini…

berlatar hamparan edelweis nan abadi kemerekahannya…

Dan inilah lanjutan dari petualangan itu kawan….

Mengintip “Negeri di atas awan” di antara 2 Bukit anak merbabu, Negeri di atas awan tempat bersemayamnya roh-roh sang pengelana suci penebar benih nirwana di dunia mayapada…..

nyiapin bebek bakar dipuncak kenteng songo, MUDUK, masakan khas the last. com-sockle comunity….

wekwekwekwek………….. hayo sama gak yaw monyongnya, hahahahaha

Semburat Sang Surya mengintip damainya pagi nan sunyi di lereng Merbabu nan terjamah pemuda-pemudi petualang nan cinta negeri….

trekking,,,,,,,,,,,,,,,summit attack …

rock climbing ,, tepat dibawah puncak merbabu……

Gagahnya anggota last.com berjalan penuh semangat diantara celah-celah bukit  merbabu….

Kiranya…., inilah Pulau kapuk yang sesungguhnya teruntuk para penghuni nirwana penebar cinta di dunia mayapada…

Gagahnya Sindoro-sumbing berbalut biru nya langit nan tertaburi sucinya awan berhias karpet hijau savana nan terhampar di wajah bukit anak merbabu….

Perpaduan nan indah antara gagahnya merapi, hamparan savana, hijaunya bukit, birunya langit, dan sucinya awan..

The last.com team manupala;;;;;sockle comunity……..12 anak kok yang keliatan cuma 6, yang laen kemana cing!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: